Memutar benda dengan tanganmu sendiri
Kamera laptop membaca gerak tanganmu. Tanganmu menjadi pendorong roda, penyangga bidang miring, dan lengan penari putar. Dari tiga percobaan itu kamu akan menemukan sendiri hukum-hukum dinamika rotasi.
- τMenganalisis momen gayaMenyelidiki pengaruh besar gaya (F), jarak titik tangkap dari poros (r), dan sudut gaya (θ) terhadap momen gaya τ = r F sin θ.
- αMenerapkan hukum II Newton rotasiMenjelaskan hubungan Στ = I α: momen gaya yang sama menghasilkan percepatan sudut lebih kecil pada benda dengan momen inersia lebih besar.
- kMembandingkan benda menggelindingMenentukan urutan tiba cincin, bola berongga, silinder pejal, dan bola pejal di dasar bidang miring berdasarkan konstanta momen inersia k.
- LMembuktikan kekekalan momentum sudutMenunjukkan bahwa I₁ω₁ = I₂ω₂ ketika momen gaya luar nol, dan menjelaskan mengapa energi kinetik rotasi berubah.
- ✎Menyajikan data dan menyimpulkanMencatat data simulasi ke LKPD, menghitung besaran teoritis, lalu membandingkan dan menarik kesimpulan.
Identitas Lab
Alat & Bahan
Laptop/PC dengan webcam, browser Chrome atau Edge terbaru, ruangan cukup terang, LKPD (tab LKPD), kalkulator.
Dinamika rotasi benda tegar
Setiap besaran gerak lurus punya pasangan pada gerak rotasi. Gaya menjadi momen gaya, massa menjadi momen inersia, dan momentum menjadi momentum sudut.
1. Momen gaya (torsi)
Momen gaya adalah ukuran kemampuan gaya untuk memutar benda terhadap poros. Besarnya bergantung pada gaya, jarak titik tangkap ke poros, dan sudut antara vektor posisi r dan gaya F.
Gaya yang segaris dengan r (θ = 0° atau 180°) tidak memutar benda. Torsi maksimum terjadi saat θ = 90°. Arah torsi mengikuti kaidah tangan kanan: berlawanan arah jarum jam diberi tanda positif, searah jarum jam negatif.
2. Momen inersia
Momen inersia menyatakan kelembaman benda untuk berputar. Nilainya bergantung pada massa dan cara massa itu tersebar terhadap poros.
| Benda (poros di pusat) | I | k |
|---|---|---|
| Cincin / silinder tipis berongga | MR² | 1 |
| Bola berongga tipis | ⅔ MR² | 0,67 |
| Silinder pejal / cakram | ½ MR² | 0,50 |
| Bola pejal | ⅖ MR² | 0,40 |
| Batang, poros di tengah | ¹⁄₁₂ ML² | – |
3. Hukum II Newton untuk rotasi
Resultan momen gaya pada benda tegar menghasilkan percepatan sudut yang berbanding terbalik dengan momen inersianya.
| Translasi | Rotasi |
|---|---|
| Perpindahan s (m) | Sudut θ (rad) |
| Kecepatan v (m/s) | Kecepatan sudut ω (rad/s) |
| Massa m (kg) | Momen inersia I (kg·m²) |
| Gaya F = m a | Momen gaya τ = I α |
| Ek = ½ m v² | Ekrot = ½ I ω² |
| Momentum p = m v | Momentum sudut L = I ω |
4. Menggelinding pada bidang miring
Benda yang menggelinding tanpa slip bergerak translasi sekaligus berotasi. Sebagian energi potensialnya dipakai untuk berputar, sehingga percepatannya lebih kecil daripada benda yang meluncur tanpa gesekan.
Makin kecil k, makin sedikit energi yang tersimpan sebagai rotasi, makin cepat benda tiba. Massa dan jari-jari benda tidak memengaruhi percepatan, hanya bentuk sebaran massanya.
5. Momentum sudut dan kekekalannya
Momentum sudut benda yang berputar adalah hasil kali momen inersia dan kecepatan sudutnya. Momen gaya luar mengubah momentum sudut: Στ = ΔL/Δt.
Penari balet atau atlet seluncur yang menarik lengannya ke dekat badan memperkecil I, sehingga ω membesar. Momentum sudut tetap, tetapi energi kinetik rotasi ½ I ω² = L²/(2I) justru bertambah. Tambahan energi itu berasal dari usaha otot lengan yang menarik beban ke arah poros.
Langkah kerja
Persiapan kamera
- Buka tab Simulasi, lalu tekan Nyalakan Kamera dan izinkan akses kamera di browser.
- Duduk 60–100 cm dari layar dengan cahaya dari depan (bukan membelakangi jendela). Pastikan kedua tanganmu terlihat di layar.
- Tunggu sampai indikator tangan: 1 atau tangan: 2 muncul di pojok kiri atas panggung.
Tanpa kamera, semua percobaan tetap bisa dijalankan dengan tetikus/sentuhan dan penggeser. Pintasan: C catat data, R reset, Spasi lepas benda (Percobaan 2).
Momen gaya pada roda
- Pilih 1 · Momen Gaya. Atur massa roda 4 kg.
- Cubit roda pada lingkaran r = 0,2 m, tarik tegak lurus jari-jari. Amati τ.
- Ulangi pada r = 0,3; 0,4; 0,5 m dengan gaya kira-kira sama. Tekan Catat tiap posisi.
- Pada r = 0,5 m, ubah arah tarikan (θ ≈ 30°, 60°, 90°) dan catat.
- Aktifkan Tantangan Baut. Kendurkan baut yang butuh τ ≥ 24 N·m.
- Ubah massa roda menjadi 8 kg dan bandingkan percepatan sudut α untuk τ yang sama.
Balap menggelinding
- Pilih 2 · Menggelinding. Angkat kedua tangan; ujung telunjuk menjadi ujung bidang miring.
- Atur kemiringan sekitar 20°. Tanpa kamera, pakai penggeser θ.
- Tahan cubitan 1 detik (atau tekan Lepaskan). Sudut dikunci saat benda dilepas.
- Amati urutan tiba, lalu tekan Catat untuk menyimpan empat benda sekaligus.
- Ulangi untuk θ ≈ 35° dan θ ≈ 50°.
Penari di kursi putar
- Pilih 3 · Momentum Sudut. Rentangkan kedua tangan lebar-lebar.
- Tekan Beri Putaran. Catat r, I, dan ω.
- Rapatkan tangan perlahan ke tengah. Catat pada 4–5 posisi r berbeda.
- Bandingkan nilai L = Iω dan Ek rotasi di setiap posisi.
- Aktifkan Gesekan poros, amati apa yang terjadi pada L.
LKPD Dinamika Rotasi
Data dari tab Simulasi masuk otomatis ke tabel. Isi kolom hitungan, jawab pertanyaan, lalu cetak atau simpan sebagai PDF.
Identitas
Tabel 1 · Momen gaya pada roda
Hitung τ = r · F · sin θ dari data r, F, dan θ, lalu bandingkan dengan τ simulasi.
| No | r (m) | F (N) | θ (°) | |τ| simulasi (N·m) | τ hitungan (N·m) |
|---|
Tabel 2 · Balap menggelinding (L = 2,0 m, g = 9,8 m/s²)
Hitung a dari data: a = 2L ⁄ t². Hitung a teori: a = g sin θ ⁄ (1 + k).
| No | Benda | k | θ (°) | t (s) | a = 2L/t² | a teori |
|---|
Tabel 3 · Momentum sudut penari
Hitung L = I · ω dan Ek = ½ I ω² untuk setiap baris.
| No | r (m) | I (kg·m²) | ω (rad/s) | L = Iω | Ek = ½Iω² (J) |
|---|
Analisis
Kesimpulan
Asep Panji Lesmana, S.S.
Kepala SMA Negeri 10 Depok · Tim Digitalisasi Pembelajaran · Aspal Edu · LabMaya.id
Lab maya ini dikembangkan untuk pembelajaran Fisika Fase F materi dinamika rotasi. Deteksi tangan memakai MediaPipe Hand Landmarker yang berjalan langsung di perangkat; video kamera tidak dikirim ke mana pun.
Teknologi
Catatan penggunaan
Gunakan Chrome atau Edge terbaru. Kamera membutuhkan halaman yang dibuka dari berkas lokal, localhost, atau situs https. Lab boleh dipakai dan dibagikan untuk keperluan pembelajaran.
Versi 1.0 · 2026