Lab Maya

Laboratorium Virtual Fisika

Simulasi Gerak Parabola Interaktif

0%

← Kembali ke LabMaya.id
⚛️

Lab Maya

Gerak Parabola

🏠 LabMaya.id

Panel Kendali

45°
25 m/s
0 m
9.8 m/s²
t=0.00 x=0.0 y=0.0 v=0.0

Hand Tracking

🎥

Aktifkan kamera untuk mengarahkan meriam dengan gerakan tangan

Memuat Hand Tracking...

⚡ Processing Pipeline
Gesture Terdeteksi
✋
—
Tidak terdeteksi
Confidence
0%
Sudut (θ)
45°
Kecepatan (v₀)
25
✋ Terbuka — mengarahkan meriam
☝️ Tunjuk — mode aim presisi
🤏 Cubit — tembak (jeda 1,5 detik)
✊ Genggam — reset semua data

Geser tangan kiri–kanan untuk sudut, atas–bawah untuk kecepatan.

Lab Data

Kurva teori R(θ) Data pengukuran
Tabel Pengukuran
#θ°v₀RHt

Dasar Teori

Memahami konsep gerak parabola sebelum memulai percobaan.

1Apa itu Gerak Parabola?

Gerak parabola (gerak peluru) adalah gerak benda yang dilemparkan dengan sudut tertentu terhadap horizontal, sehingga lintasannya berbentuk lengkungan parabola. Gerak ini merupakan perpaduan dua gerak yang terjadi bersamaan:

  • Sumbu horizontal (x): GLB — kecepatan tetap, tanpa percepatan.
  • Sumbu vertikal (y): GLBB — dipengaruhi percepatan gravitasi.
2Penguraian Kecepatan Awal

Kecepatan awal v₀ bersudut θ diuraikan menjadi dua komponen:

Komponen horizontal
vₓ = v₀ cos θ
Komponen vertikal
vᵧ = v₀ sin θ
3Persamaan Penting
Jangkauan maksimum
R = v₀² sin(2θ) / g
Tinggi maksimum
H = v₀² sin²θ / (2g)
Waktu di udara
t = 2v₀ sinθ / g
Posisi vertikal
y = v₀sinθ·t − ½gt²
💡

Konsep kunci: jangkauan terjauh dicapai pada sudut 45°. Dua sudut berjumlah 90° (mis. 30° & 60°) menghasilkan jangkauan sama.

🌍

Gravitasi: makin kecil g sebuah planet, makin jauh & tinggi lintasannya. Di Bulan (g≈1,6) bola melayang jauh lebih jauh daripada di Bumi.

Prosedur Percobaan

Ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan percobaan virtual.

AMengenal Panel Kendali

Buka tab 🚀 Simulasi. Di panel kiri terdapat kontrol yang dapat kamu atur:

  • Sudut elevasi (θ) — kemiringan meriam, 5°–85°.
  • Kecepatan awal (v₀) — laju tembakan, 5–50 m/s.
  • Tinggi peluncur (h₀) — ketinggian meriam dari tanah.
  • Gravitasi (g) — atur manual atau pilih preset planet.
  • Hambatan udara — bandingkan kondisi ideal vs nyata.
🎯

Tips: aktifkan Mode target untuk berlatih membidik, dan Vektor kecepatan untuk melihat komponen gerak.

BLangkah Percobaan
1

Atur kecepatan awal tetap (mis. 25 m/s), gravitasi Bumi (9,8).

2

Atur sudut elevasi ke nilai pertama (mis. 15°).

3

Tekan 🚀 Tembak!. Amati lintasannya.

4

Catat hasil: R, H, dan t dari tabel data.

5

Ubah sudut, ulangi. Tiap tembakan tersimpan otomatis.

6

Amati grafik R vs θ di panel kanan.

7

Buka tab LKPD, gunakan "Ambil Data" untuk menyalin otomatis.

Lembar Kerja Peserta Didik

Isi langsung di sini, lalu cetak atau simpan sebagai PDF untuk dikumpulkan.

2Tabel Pengamatan

Kecepatan awal tetap, ubah sudutnya.

#θ (°)v₀R (m)H (m)t (s)
3Pertanyaan Analisis

a.Pada sudut berapakah jangkauan (R) paling besar?

b.Bandingkan jangkauan sudut 30° dan 60° (v₀ sama). Apa temuanmu? Mengapa?

c.Bagaimana pengaruh memperbesar v₀ terhadap jangkauan & tinggi?

d.Bandingkan lintasan di Bulan vs Jupiter (sudut & v₀ sama). Kaitkan dengan g.

4Kesimpulan
💾 Tersimpan otomatis